Showing posts with label Puisi lara. Show all posts
Showing posts with label Puisi lara. Show all posts

Saturday, March 6, 2010

suatu yang indah

di kala malam menampakkan sinaran bintang
aku terpaku di situ
menantikan sinar bahagia bersamanya
mengharapkan senyuman terukir di bibirnya
merindukan keindahan suaranya
di kala itu juga
tergambar kembali kenangan bersama
yang tak akan mungkin terganti
suatu yang indah itu
ceritanya bermula semalam
walau ceritanya teramat memeritkan
walau ceritanya teramat memedihkan
walau ceritanya teramat menyakitkan
akan kugagahi jua
kisah yang dulu itu indah
sesungguhnya engkau takkan pernah terganti

Saturday, October 31, 2009

update terbaru

ingin ku usir lara itu
pergilah menjauh dari diri ini
yang sudah tidak bisa
menahan pedih di hati

ingin ku biar dia pergi
agar ku kenal erti rinsu ini
tapi aku tiada berdaya
melontarnya dari ingatan ku

andai sudah tercatat
dia milikku yang abadi
pasti ia akan kembali
seperti dahulu


-luahan hati Liana: 31/10/09 @ 3.50 am

Sunday, September 6, 2009

Akukah yang khilaf

Dingin malam ini
Sedingin hatiku yang terluka
Rintik hujan yang turun
Bagaikan mengerti mendung di hatiku

Akukah yang khilaf?
Ku duga lara itu telah pergi
Tapi rupanya ia masih ada
Masih setia menemaniku

Sayang
Akukah yang khilaf?
Salahkah aku menumpang secebis kasihmu?
Salahkah aku menumpang secebis sayangmu?


Sayang
Siapakah sebenarnya aku padamu?

  • Puisi nukilan Liana...3.00am